Langkah pertama yang kamu lakukan adalah download dulu software Hiren's Boot CD versi. 9.0 atau versi lainnya (cari di google) :setelah berhasi di download file tersebut kamu burning (karena file yg di download adala file **.iso) ke dalam CD kosong, setelah berhasil maka lakukanlah langkah2 cloning harddisk sebagai berikut :
1. Harddisk utama di jumper pada posisi primary, kemudian harddisk untuk cloning usahakan pada posisi slave dan sejajar (kabel datanya) satu dengan CD room kamu.
2. Atur BIOS komputer kamu agar boot awalnya ke CD rom.
3. Selanjutnya masukkan CD Hiren's boot CD yg sdh di burning tadi ke dalam CD room.
4. Langkah berikutnya muncul pesan : Boot From Hard Drive dan start From CD, kamu pilih aja pesan kedua.
5. Langkah berikutnya akan muncul menu dari sowfware Hirens boot CD, kamu langsung geserkan kursor saja ke menu Disk Clone Tools, Enter.
6. Terus masuk lagi sub menu lainnya, geser kursor ke norton Ghost 8.3 (Enter).
7. Muncul lagi sub menu, kamu pilih saja Ghost (Normal) enter.
8. tunggu beberapa saat, sampai aplikasi Norton Ghost Aktif.
9. Klik tombol OK saja, maka program Norto Ghost Aktif,
10. pada menu pilih Lokal terus Disk, terus To disk
11. selanjutnya pilih harddisk utama dulu, kemudian klik OK
12. terus pilih harddisk yg kedua kemudian klik ok.
13. langkah selanjutkan klik saja tombol OK.
14. dan tunggulah beberapa saat sampai proses cloning selsai.
15. Setelah selasai silahkan coba
Pages
Senin, 20 Juni 2011
Cloning Harddisk menggunakan Hirens Boot CD
Diposting oleh
Widya Larasati
di
19.01
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
Tips
Cara membersihkan monitor LCD
Begitu banyak mitos yang berseliweran di internet bagaimana cara membersihkan monitor LCD dengan baik dan benar, duhai pembaca semua, dibawah ini adalah tips bagaimana cara membersihkan monitor LCD dengan baik dan benar, dibuat dengan berdasarkan pengalaman dan referensi manual, selamat membaca.
1. Pastikan perangkat LCD dalam keadaan mati, tunggu beberapa saat sebelum listrik statis yang berada di permukaan LCD habis, untuk mendeteksinya apakah sudah habis atau belum, dekatkan kulit kita ke permukaan LCD, jika terasa merinding berarti masih ada.
2. Siapkan handuk atau bahan yang halus, jangan tisu (karena permukaannya kasar dan dapat merusak layar LCD).
3. Siapkan cairan sabun, apa saja yang sifatnya ‘ringan’, JANGAN GUNAKAN ALKOHOL !
4. Semprotkan cairan ke permukaan LCD kemudian usap dalam satu arah, bisa horizontal saja atau vertikal saja.
Diposting oleh
Widya Larasati
di
19.00
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
Tips
Mengatasi Masalah Pada RAM
Mengapa Windows mendeteksi RAM yang lebih sedikit dari yang sesungguhnya ?
A : Ada banyak hal yang menyebabkan, diantaranya adalah :
A : Ada banyak hal yang menyebabkan, diantaranya adalah :
- “Kerusakan” fisik”. Untuk mengatasinya Anda harus memeriksa kondisi fisik RAM tersebut. Buka casing komputer Anda, lalu cabut RAM tersebut. Bersihkan apabila RAM dan socketnya kotor. Periksa juga apakah ada karat. Anda juga harus memastikan bahwa RAM tersebut dari bahan yang sama (keemasan atau keperakan). Jika berbeda, sebaiknya Anda mengganti RAM tersebut.
- ROM Shadowing Pada beberapa BIOS dan driver 16 bit, kadang-kadang memakai sebagian (baca : sedikit) RAM sebelum Windows dijalankan. Beberapa BIOS juga terdapat feature ROM shadowing yang akan mengcopy isi dari system dan video BIOS ROM ke RAM guna meningkatkan performa komputer (Pada DOS dan Windows 3.1 ). Hal ini karena kecepatan ROM lebih rendah dari RAM. Tetapi jika Anda memakai Windows 95/98/NT dengan memori yang minim sebaiknya feature ROM shadowing dimatikan saja (dari CMOS setup), karena Windows 95/98/NT jarang sekali mengakses ROM sehingga RAM tersebut dapat digunakan oleh Windows.
- Penggunaan VGA card on board. Jika misalnya Anda memiliki RAM 32 Mb dan VGA card 2 Mb, maka RAM yang dapat digunakan hanya sebesar 30 Mb (32 Mb – 2 Mb). Jadi sebaiknya jangan memakai VGA card on board.
- Terdapat driver atau program yang dijalankan dari config.sys atau autoexec.bat yang bekerja menggunakan RAM. Solusinya : Edit file autoexec.bat dan config.sys dengan menggunakan Notepad. Lalu editlah pada baris yang “mencurigakan” atau yang kira-kira digunakan untuk me-load program. Bila ketemu tambahkan kata REM (tetapi bila Anda menambahkan kata REM maka program tersebut tidak akan di-load/dijalankan). Bila Anda memakai driver CD-ROM 4x dari Teac, ubahlah parameter xmssize= -1 pada autoexec.bat menjadi xmssize=0.
- Virtual device driver dijalankan dari system.ini. Untuk mengatasinya buka system ini dengan cara klik Start – Run – ketikkan sysedit. Pilih system.ini. Lalu editlah pada baris yang kira-kira digunakan untuk meload virtual device driver. Alternatif lainnya adalah dengan membuat file system.ini yang baru.
- Terdapat baris Maxphyspage pada file system.ini Silakan lihat pada file system.ini, apakah terdapat baris Maxphyspage atau tidak. Jika ya, hapus baris tersebut.
- Kesalahan pada CMOS setting. Pada beberapa komputer terdapat feature Memory Hole at 16 Mb atau Hold to 15 Mb RAM. Jika feature tersebut di enable maka jika Anda memiliki RAM yang lebih besar dari 15 Mb atau 16 Mb, Windows tetap akan mendeteksi sebesar 15 Mb atau 16 Mb. Untuk mengatasi hal ini, silakan di disable feature tersebut.
- Meload Ramdrive.sys dari config.sys Check your Config.sys file for a line containing “Ramdrive.sys.” If you have this line, it means you are using a RAM drive. To disable the RAM drive, remove or disable the line in the Config.sys file that contains “ramdrive.sys.” To disable the line, use a text editor (such as Notepad) to edit the Config.sys file and place a semicolon (;) at the beginning of the line. Buka file config.sys dengan Notepad. Cek pada file tersebut, apakah terdapat baris ramdrive.sys. Jika ya, hapus baris tersebut
Q : Setelah menambah RAM, mengapa RAM yang terdeteksi masih sama ?
A : Setelah Anda menginstall RAM, Anda harus melakukan Setup BIOS ulang. Caranya, pada saat pertama kali menghidupkan komputer sampai muncul logo BIOS, tekan Del (untuk beberapa komputer mungkin Ctrl+Alt+Del atau kombinasi key yang lain). Setelah selesai, pilih Save Setting and Exit. Sebagai tambahan informasi untuk setting tersebut, Anda bisa membaca pada manul booknya.
A : Setelah Anda menginstall RAM, Anda harus melakukan Setup BIOS ulang. Caranya, pada saat pertama kali menghidupkan komputer sampai muncul logo BIOS, tekan Del (untuk beberapa komputer mungkin Ctrl+Alt+Del atau kombinasi key yang lain). Setelah selesai, pilih Save Setting and Exit. Sebagai tambahan informasi untuk setting tersebut, Anda bisa membaca pada manul booknya.
Q : Mengapa terjadi error setelah saya menginstall RAM baru ?
A : Anda bisa melihat pada manual booknya. Untuk beberapa BIOS : Jika Anda menginstall (misalnya) 2-4 Mb SIMMS dan 2-8 Mb SIMMS, Anda harus meletakkan RAM yang lebih besar pada Bank 1.
A : Anda bisa melihat pada manual booknya. Untuk beberapa BIOS : Jika Anda menginstall (misalnya) 2-4 Mb SIMMS dan 2-8 Mb SIMMS, Anda harus meletakkan RAM yang lebih besar pada Bank 1.
Q : Setelah saya menginstall RAM baru, mengapa sering terjadi Blue Screen ?
A : Pada komputer yang menggunakan bus 66 MHz (Pentium 133 atau yang lebih tinggi), dibutuhkan RAM dengan kecepatan 60 ns atau yang lebih tinggi. Anda bisa saja menggunakan RAM dengan kecepatan yang lebih kecil dari 60 ns tapi Anda harus mengubah setting Wait State pada BIOS. Ubahlah setting tersebut dari 0 (nol) menjadi 1 (satu).
A : Pada komputer yang menggunakan bus 66 MHz (Pentium 133 atau yang lebih tinggi), dibutuhkan RAM dengan kecepatan 60 ns atau yang lebih tinggi. Anda bisa saja menggunakan RAM dengan kecepatan yang lebih kecil dari 60 ns tapi Anda harus mengubah setting Wait State pada BIOS. Ubahlah setting tersebut dari 0 (nol) menjadi 1 (satu).
Q :Mengapa muncul tulisan Parity Check Error ?A : Tulisan parity check error dapat muncul jika terdapat kerusakan pada salah satu RAM, salah satu proses DMA tidak berjalan dengan lancar, atau karena terdapat virus parity boot pada hard disk Anda.
Diposting oleh
Widya Larasati
di
18.58
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
Tips
Memperbaiki Windows Yang Error
Klo windows di komp kamu error, coba deh trick-trick berikut, moga membantu….soal nya saya juga make ginian
1. Memperbaiki Instalasi (Repair Install)
Jika Windows XP Anda rusak (corrupted) dimana Anda tidak mempunyai sistem operasi lain untuk booting,Anda dapat melakukan perbaikan instalasi (Repair Install) yang bekerja sebagaimana setting (pengaturan)yang awal.
- Pastikan Anda mempunyai kunci (key) Windows XP yang valid.
- Keseluruhan proses akan memakan waktu kurang lebih 1/2 atau 1 jam, tergantung spek komputer Anda.
- Jika Anda dimintai password administrator, sebaiknya Anda memilih opsi perbaikan (repair) yang kedua,bukan yang pertama.
- Masukkan CD Windows XP Anda dan lakukan booting dari CD tersebut.
- Ketika sudah muncul opsi perbaikan kedua R=Repair, tekan tombol RIni akan memulai perbaikan.
- Tekan tombol F8 untuk menyetujui proses selanjutnya “I Agree at the Licensing Agreement”
- Tekan tombol R saat direktori tempat Windows XP Anda terinstal. Biasanya C:\WINDOWSSelanjutnya akan dilakukan pengecekan drive C: dan mulai menyalin file-file.Dan secara otomatis restart jika diperlukan. Biarkan CD Anda dalam drivenya.
- Berikutnya Anda akan melihat sebuah gambar “progress bar” yang merupakan bagian dari perbaikan,dia nampak seperti instalasi XP normal biasanya, meliputi “Collecting Information, Dynamic Update,Preparing Installation, Installing Windows, Finalizing Installation”.
- Ketika ditanya, klik tombol Next
- Ketika ditanya untuk memasukkan kunci, masukkan kunci (key) Windows XP Anda yang valid.- Normalnya Anda menginginkan tetap berada dalam nama Domain atau Workgroup yang sama.- Komputer akan restart.
- Kemudian Anda akan mempunyai layar yang sama sebagaimana pengaktifan sistem ketika instalasi normal.
- Register jika Anda menginginkannya (biasanya tidak diperlukan).
- Selesai
Sekarang Anda bisa log in dengan account Anda yang sudah ada.
2. NTOSKRNL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapati pesan error bahwa “NTOSKRNL not found” / NTOSKRNL tak ditemukan, lakukan:
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.- Biasanya #1
- Pindahlah ke drive CD Drive Anda berada.
- Tulis: CD i386
- Tulis: expand ntkrnlmp.ex_ C:\Windows\System32\ntoskrnl.exe
- Jika Windows XP Anda terinstal di tempat lain, maka ubahlah sesuai dengan lokasinya.
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
3. HAL.DLL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapatkan error berkenaan dengan rusak atau hilangnya file hal.dll, ada kemungkinanfile BOOT.INI mengalami salah konfigurasi (misconfigured).
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.- Biasanya #1
- Tulis: bootcfg /listMenampilkan isi/masukan pada file BOOT.INI saat ini
- Tulis: bootcfg /rebuildMemperbaiki konfigurasi dari file BOOT.INI
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
4. Direktori \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG rusak atau hilang
Jika Anda mendapatkan error dengan tulisan:
“Windows could not start because the following files is missing or corrupt\WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTEM or \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SOFTWARE”
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.- Biasanya #1
- Masukkan password administrator jika diperlukan.
- Tulis: cd \windows\system32\config
- Berikutnya tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:- Tulis: ren software software.rusak ATAU ren system system.rusak
- Berikutnya lagi juga tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:- Tulis: copy \windows\repair\system- Tulis: copy \windows\repair\software- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
5. NTLDR atau NTDETECT.COM tak ditemukan (NTLDR or NTDETECT.COM Not Found)
Jika Anda mendapati error bahwa NTLDR tak ditemukan saat booting:
a. Untuk partisi tipe FAT
- Silakan Anda melakukan booting dari disket Win98 Anda dan salinlah file NTLDR atau NTDETECT.COMdari direktori i386 ke drive induk/akar (root) C:\
b. Untuk partisi tipe NTFS- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.- Biasanya #1
- Masukkan password administrator jika diperlukan.
- Masukkan perintah berikut, dimana X: adalah alamat drive dari CD ROM Anda (Sesuaikan!).- Tulis: COPY X:\i386\NTLDR C\:
- Tulis: COPY X:\i386\NTDETECT.COM C:\
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
1. Memperbaiki Instalasi (Repair Install)
Jika Windows XP Anda rusak (corrupted) dimana Anda tidak mempunyai sistem operasi lain untuk booting,Anda dapat melakukan perbaikan instalasi (Repair Install) yang bekerja sebagaimana setting (pengaturan)yang awal.
- Pastikan Anda mempunyai kunci (key) Windows XP yang valid.
- Keseluruhan proses akan memakan waktu kurang lebih 1/2 atau 1 jam, tergantung spek komputer Anda.
- Jika Anda dimintai password administrator, sebaiknya Anda memilih opsi perbaikan (repair) yang kedua,bukan yang pertama.
- Masukkan CD Windows XP Anda dan lakukan booting dari CD tersebut.
- Ketika sudah muncul opsi perbaikan kedua R=Repair, tekan tombol RIni akan memulai perbaikan.
- Tekan tombol F8 untuk menyetujui proses selanjutnya “I Agree at the Licensing Agreement”
- Tekan tombol R saat direktori tempat Windows XP Anda terinstal. Biasanya C:\WINDOWSSelanjutnya akan dilakukan pengecekan drive C: dan mulai menyalin file-file.Dan secara otomatis restart jika diperlukan. Biarkan CD Anda dalam drivenya.
- Berikutnya Anda akan melihat sebuah gambar “progress bar” yang merupakan bagian dari perbaikan,dia nampak seperti instalasi XP normal biasanya, meliputi “Collecting Information, Dynamic Update,Preparing Installation, Installing Windows, Finalizing Installation”.
- Ketika ditanya, klik tombol Next
- Ketika ditanya untuk memasukkan kunci, masukkan kunci (key) Windows XP Anda yang valid.- Normalnya Anda menginginkan tetap berada dalam nama Domain atau Workgroup yang sama.- Komputer akan restart.
- Kemudian Anda akan mempunyai layar yang sama sebagaimana pengaktifan sistem ketika instalasi normal.
- Register jika Anda menginginkannya (biasanya tidak diperlukan).
- Selesai
Sekarang Anda bisa log in dengan account Anda yang sudah ada.
2. NTOSKRNL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapati pesan error bahwa “NTOSKRNL not found” / NTOSKRNL tak ditemukan, lakukan:
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.- Biasanya #1
- Pindahlah ke drive CD Drive Anda berada.
- Tulis: CD i386
- Tulis: expand ntkrnlmp.ex_ C:\Windows\System32\ntoskrnl.exe
- Jika Windows XP Anda terinstal di tempat lain, maka ubahlah sesuai dengan lokasinya.
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
3. HAL.DLL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapatkan error berkenaan dengan rusak atau hilangnya file hal.dll, ada kemungkinanfile BOOT.INI mengalami salah konfigurasi (misconfigured).
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.- Biasanya #1
- Tulis: bootcfg /listMenampilkan isi/masukan pada file BOOT.INI saat ini
- Tulis: bootcfg /rebuildMemperbaiki konfigurasi dari file BOOT.INI
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
4. Direktori \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG rusak atau hilang
Jika Anda mendapatkan error dengan tulisan:
“Windows could not start because the following files is missing or corrupt\WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTEM or \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SOFTWARE”
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.- Biasanya #1
- Masukkan password administrator jika diperlukan.
- Tulis: cd \windows\system32\config
- Berikutnya tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:- Tulis: ren software software.rusak ATAU ren system system.rusak
- Berikutnya lagi juga tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:- Tulis: copy \windows\repair\system- Tulis: copy \windows\repair\software- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
5. NTLDR atau NTDETECT.COM tak ditemukan (NTLDR or NTDETECT.COM Not Found)
Jika Anda mendapati error bahwa NTLDR tak ditemukan saat booting:
a. Untuk partisi tipe FAT
- Silakan Anda melakukan booting dari disket Win98 Anda dan salinlah file NTLDR atau NTDETECT.COMdari direktori i386 ke drive induk/akar (root) C:\
b. Untuk partisi tipe NTFS- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.- Biasanya #1
- Masukkan password administrator jika diperlukan.
- Masukkan perintah berikut, dimana X: adalah alamat drive dari CD ROM Anda (Sesuaikan!).- Tulis: COPY X:\i386\NTLDR C\:
- Tulis: COPY X:\i386\NTDETECT.COM C:\
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
Diposting oleh
Widya Larasati
di
18.58
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
Tips
Perintah DOS (Disk Operating System Command)
APPEND : Causes MS-DOS to look in other directories when editing a file or running a command.
ARP : Displays, adds, and removes arp information from network devices
ASSIGN : Assign a drive letter to an alternate letter
ASSOC : View the file associations
AT : Schedule a time to execute commands or programs.
ATMADM : Lists connections and addresses seen by Windows ATM call manager.
ATTRIB : Display and change file attributes.
BATCH : NRecovery console command that executes a series of commands in a file.
BOOTCFG : Recovery console command that allows a user to view, modify, and rebuild the boot.ini
BREAK : Enable / disable CTRL + C feature.
CACLS : View and modify file ACL's.
CALL : Calls a batch file from another batch file.
CD : Changes directories.
CHCP : Supplement the International keyboard and character set information.
CHDIR Changes directories.
CHKDSK : Check the hard disk drive running FAT for errors.
CHKNTFS : Check the hard disk drive running NTFS for errors.
CHOICE : Specify a listing of multiple options within a batch file.
CLS : Clears the screen.
CMD : Opens the command interpreter.
COLOR : Easily change the foreground and background color of the
MS-DOS window.
COMP : Compares files.
COMPACT : Compresses and uncompress files.
CONTROL : Open control panel icons from the MS-DOS prompt.
CONVERT : Convert FAT to NTFS.
COPY : Copy one or more files to an alternate location.
CTTY : Change the computers input/output devices.
DATE : View or change the systems date.
DEBUG : Debug utility to create assembly programs to modify hardware settings.
DEFRAG : Re-arrange the hard disk drive to help with loading programs.
DELETE : Recovery console command that deletes a file.
DELTREE : Deletes one or more files and/or directories.
DIR : List the contents of one or more directory.
DISABLE : Recovery console command that disables Windows system services or drivers.
DISKCOMP : Compare a disk with another disk.
DISKCOPY : Copy the contents of one disk
DOSKEY : Command to view and execute commands that have been run in the past.
DOSSHELL : A GUI to help with early MS-DOS users.
DRIVPARM : Enables overwrite of original device drivers.
ECHO : Displays messages and enables and disables echo.
EDIT : View and edit files.
EDLIN : View and edit files.
EMM386 : Load extended Memory Manager.
ENABLE : Recovery console command to enable a disable service or driver.
ENDLOCAL : Stops the localization of the environment changes
enabled by the setlocal command.
ERASE : Erase files
EXPAND : Expand a Microsoft Windows file back to it's original format.
EXIT : Exit from the command interpreter.
EXTRACT : Extract files from the Microsoft Windows cabinets.
FASTHELP : Displays a listing of MS-DOS commands and information about them
FC : Compare files.
FDISK : Create the partitions on the hard disk drive.
FIND : Search for text within a file.
FINDSTR : Searches for a string of text within a file.
FIXBOOT : Writes a new boot sector.
FIXMBR : Writes a new boot record to a disk drive.
FOR : Boolean used in batch files.
FORMAT : Command to erase and prepare a disk drive.
FTP : Command to connect and operate on a FTP server.
FTYPE : Displays or modifies file types used in file extension
asociations.
GOTO : Moves a batch file to a specific label or location.
GRAFTABL : Show extended characters in graphics mode.
HELP : Display a listing of commands and brief explanation.
IF : Allows for batch files to perform conditional processing.
IFSHLP.SYS : 32-bit file manager.
IPCONFIG : Network command to view network adapter settings and assigned values.
KEYB : Change layout of keyboard.
LABEL : Change the label of a disk drive.
LH : Load a device driver in to high memory.
LISTSVC : Recovery console command that displays the services and drivers.
LOADFIX : Load a program above the first 64k.
LOADHIGH : Load a device driver in to high memory.
LOCK : Lock the hard disk drive.
LOGON : Recovery console command to list installations and enable administrator login.
MAP : Displays the device name of a drive.
MD : Command to create a new directory.
MEM : Display memory on system.
MKDIR : Command to create a new directory.
MODE : Modify the port or display settings.
MORE : Display one page at a time.
MOVE : Move one or more files from one directory to another DIRECTORY
MSAV : Early Microsoft Virus scanner.
MSD : Diagnostics utility.
MSCDEX : Utility used to load and provide access to the CD-ROM.
NBTSTAT : Displays protocol statistics and current TCP/IP connections using NBT
NET : Update, fix, or view the network or network settings
NETSH : Configure dynamic and static network information from MS-DOS.
NETSTAT : Display the TCP/IP network protocol statistics and information.
NLSFUNC : Load country specific information.
NSLOOKUP : Look up an IP address of a domain or host on a network.
PATH : View and modify the computers path location
PATHPING : View and locate locations of network latency
PAUSE : command used in batch files to stop the processing of a command.
POPD : Changes to the directory or network path stored by the pushd command.
POWER : Conserve power with computer portables.
PRINT : Prints data to a printer port.
PROMPT : View and change the MS-DOS prompt.
PUSHD : Stores a directory or network path in memory so it can be returned to at any time.
QBASIC : Open the QBasic.
RD : Removes an empty directory.
REN : Renames a file or directory.
RENAME : Renames a file or directory.
RMDIR : Removes an empty directory.
ROUTE : View and configure windows network route tables.
RUNAS : Enables a user to execute a program on another
computer.
SCANDISK : Run the scandisk utility.
SCANREG : Scan registry and recover registry from errors.
SET : Change one variable or string to another.
SETLOCAL : Enables local environments to be changed without affecting anything else.
SHARE : Installs support for file sharing and locking capabilities.
SETVER : Change MS-DOS version to trick older MS-DOS programs.
SHIFT : Changes the position of replaceable parameters in a batch program.
SHUTDOWN : Shutdown the computer from the MS-DOS prompt.
SMARTDRV : Create a disk cache in conventional memory or extended memory.
SORT : Sorts the input and displays the output to the screen.
START : Start a separate window in Windows from the MS-DOS prompt.
SUBST : Substitute a folder on your computer for another drive letter.
SWITCHES : Remove add functions from MS-DOS.
SYS : Transfer system files to disk drive.
TELNET : Telnet to another computer / device from the prompt.
TIME : View or modify the system time.
TITLE : Change the title of their MS-DOS window.
TRACERT : Visually view a network packets route across a network.
TREE : View a visual tree of the hard disk drive.
TYPE : Display the contents of a file.
UNDELETE : Undelete a file that has been deleted.
UNFORMAT : Unformat a hard disk drive.
UNLOCK : Unlock a disk drive.
VER : Display the version information.
VERIFY : Enables or disables the feature to determine if files have been written properly.
VOL : Displays the volume information about the designated drive.
XCOPY : Copy multiple files, directories, and/or drives from one location to another.
TRUENAME : When placed before a file, will display the whole directory in which it exists
TASKKILL : It allows you to kill those unneeded or locked up applications a
Diposting oleh
Widya Larasati
di
18.57
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
Tips
Mengembalikan Task Manager Windows
Seperti halnya mengembalikan atau menampilkan Folder Options yang hilang, atau Run begitu juga dengan Task Manager yang tidak bisa ditampilkan karena sengaja disembunyikan oleh admin komputer maupun karena serangan virus.
Bila komputer anda mengalami masalah Task Manager tidak bisa di ampilkan dan pada saat anda menekan CTRL + ALT + DEL (tanpa plus) muncul pesan seperti berikut
Bila komputer anda mengalami masalah Task Manager tidak bisa di ampilkan dan pada saat anda menekan CTRL + ALT + DEL (tanpa plus) muncul pesan seperti berikut
sudah tentu bahwa DWORD value dalam regedit yang bernilai 0 (nol) sudah di ubah menjadi 1 (satu), nah untuk mengembalikannya ikuti langkah-langkah atau tips dari belajar ilmu komputer berikut :
Langkah pertama
Ini dilakukan dengan asusmi bahwa komputer anda sudah terbebas dari virus (lakukan pembersihan virus pada komputer anda terlebih dahulu)
Masuk regedit dengan cara ketik regedit pada run menu, caranya klikstart - run kemudian ketik regedit dan tekan Enter atau klik OK
Langkah kedua
Klik menu Edit kemudian pilih Find dan ketikkan kataDisableTaskMgr (penulisan tidak tegantung huruf kecil/besar) kemudian klik Find Next hingga menemukan data seperti berikut
Langkah ketiga
Mengubah Value data DisableTaskMgr dengan cara double klik pada kata DisableTaskMgr dan ubah angka 1 (satu) menjadi 0 (nol) dan tekan ENTER atau klik OK dengan maksud agar Task Manager dienable kan
Langkah keempat
Tutup regedit dan coba tekan CTRL + ALT+ DEL (tanpa plus ya..)
Meski artikelnya singkat namun blog belajar ilmu komputer mengharapkan agar tips ini dapat membantu para pengunjung setia blog BIK Pemula.
Diposting oleh
Widya Larasati
di
18.57
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
Tips
Blog Archive
-
▼
2012
(25)
-
▼
Juni
(18)
- OBAT PATAH HATI BAGI YANG SEDANG PATAH HATI Ha...
- Ciri Ciri Penyakit Jantung dan Cara Pencegahann...
- Kanker Payudara? Kenalan yuk apa itu Kanker Payu...
- Cara menghilangkan komedo dengan cepet merupakan ...
- Cara Menghilangkan Komedo Dengan Cepat dan Alami...
- Cara Menghilangkan Komedo Kenali jenis kulit ...
- Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Sering member...
- Tips mencegah / mengatasi timbulnya Jerawat 1. ...
- Cara Ampuh Mengobati Jerawat dengan Obat-obatan ...
- Cara Menghilangkan Jerawat dengan Obat Alami Ban...
- Cara Merawat Wajah Berjerawat Untuk menghindari ...
- tips mencari JODOH secara ISLAMI
- Cara menginstall windows 7
- Ciri-ciri kalo sii Dia JODOH KITA !!
- faktor penyebab seseorang memakai narkoba
- Ciri-ciri orang memakai narkoba
- Sifat yang dibenci oleh pria
- Ciri-ciri orang yang mencintai kamu
-
▼
Juni
(18)
Labels
Archive
-
▼
2012
(25)
-
▼
Juni
(18)
- OBAT PATAH HATI BAGI YANG SEDANG PATAH HATI Ha...
- Ciri Ciri Penyakit Jantung dan Cara Pencegahann...
- Kanker Payudara? Kenalan yuk apa itu Kanker Payu...
- Cara menghilangkan komedo dengan cepet merupakan ...
- Cara Menghilangkan Komedo Dengan Cepat dan Alami...
- Cara Menghilangkan Komedo Kenali jenis kulit ...
- Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Sering member...
- Tips mencegah / mengatasi timbulnya Jerawat 1. ...
- Cara Ampuh Mengobati Jerawat dengan Obat-obatan ...
- Cara Menghilangkan Jerawat dengan Obat Alami Ban...
- Cara Merawat Wajah Berjerawat Untuk menghindari ...
- tips mencari JODOH secara ISLAMI
- Cara menginstall windows 7
- Ciri-ciri kalo sii Dia JODOH KITA !!
- faktor penyebab seseorang memakai narkoba
- Ciri-ciri orang memakai narkoba
- Sifat yang dibenci oleh pria
- Ciri-ciri orang yang mencintai kamu
-
▼
Juni
(18)
