Pages

Minggu, 07 Maret 2010

Mendiagnosis PC

Klasifikasi Permasalahan Pengoperasian PC



Permasalahan komputer dapat diidentifikasi melalui POST dan melihat gejala-gejala yang dimunculkan oleh PC baik melalui beep, pesan secara visual di layar monitor dan kinerja secara internal (di dalam PC sendiri) maupun eksternal (dengan bantuan peralatan di luar PC).

Permasalahan PC dapat diklasifikasikan menjadi 2 kelompok yaitu: hardware / perangkat keras dan software / perangkat lunak.

a) Hardware / Perangkat keras

Masalah pada perangkat keras diklasifikasikan menjadi 2 yaitu :

(1) Internal

Permasalahan hardware secara internal yaitu permasalahan yang muncul pada komponen sistem komputer yang meliputi isi CPU, yaitu: motherboard, VGA card, CHIP BIOS, RAM, Sound card, Prosessor, Harddisk, CD ROM, Power supply dan komponen lainnya yang terpasang, monitor, keyboard, mouse dan lain-lain.

No

Komponen

Gejala Permasalahan

1

Monitor

· Monitor mati

· Monitor blank

· Monitor menampilkan gambar tidak proporsional

· Warna tampilan tidak sesuai aslinya

· Monitor berkedip-kedip

2

Motherboard

· CPU mati

· Komputer cepat panas dan atau hang

· Kinerja komputer lambat

· Tidak dapat shuddown

· Komputer selalu meminta setup cmos

3

Port Paralel (LPT)

· Tidak dapat mencetak di printer

· Tidak dapat melakukan hubungan komunikasi dengan computer lain melaui Laplink dengan parallel port

4

Port Serial

· Mouse melalui serial port tidak dapat digunakan

· Peralatan eksternal lain yang melaui serial port tidak dpat digunakan, seperti modem eksternal

5

Port Game

Tidak dapat atau akses melaui joystick yang terpasang di port game kacau

6

Port USB

· Mouse atau perlatan eksternal lain yang terpasang di port USB tidak dapat bekerja tau kacau. Peralatan lain seperti printer, flash memory, scanner, kamera digital.

7

VGA Card

· CPU mati

· Gambar kacau

· Setting tidak maksimal

· Tidak dapat mengakses program tertentu

· Akses grafik lambat

8

Sound Card

· Tidak ada atau kacau suara yang keluar di speaker aktif

9

RAM

· CPU mati

· Memori yang terbaca pada saat POST tidak sesuai

· Akses program lambat

10

Prosessor

· CPU mati

· Prosessor cepat panas

· Prosessor sering Hang

11

Chip BIOS

· CPU mati

· Tidak dapat booting

· Tidak dapat melakukuan identifikasi hardware dan POST

12

Hard disk

· Tidak terdeteksi BIOS

· Tidak dapat booting

· Cepat Hang

· Akses program lambat

13

Disk drive

Tidak dapat membaca/menulis /memformat/menghapus isi disk







14

CD/DVD ROM Read/Write

Tidak dapat membaca/menulis /memformat CD/DVD

15

Kabel Data

Hardisk,diskdrive,CDROM tidak terdeteksi atau tidak dapat diakses

16

Power Supply

CPU mati

17

Panel depan CPU

Saklar/lampu mati dan CPU tidak dapat dihidupkan

18

Keyboard

· Keyboard mati, tidak terdetekdi BIOS

· Tombol ada yang tidak dapat digunakan

19

Mouse

· Mouse tidak terdeteksi windows & tidak dapat digunakan

· Slah satu fungsi mouse tidak dapat digunakan

20

Speaker aktif

· Speaker mati

· Suara speaker tidak keluar

21

Dll



(2) Eksternal

Permasalahan hardware secara eksternal yaitu permasalahan yang muncul pada komponen sistem komputer yang terpasang di luar komputer dan berfungsi sebagai fasilitas pelengkap komputer, di antaranya yaitu : printer, modem eksternal, TV tuner eksternal, scanner, dan lain sebagainya.

No

Komponen

Gejala Permasalahan

1

Printer

· Printer mati

· Selalu muncul warning di monitor

· Mencetak tidak sesuai setting

· Catridge/pita tidak terdeteksi

· Tinta/pita habis atau buram

· Print kertas double

2

TV tuner

· TV tuner mati

· Gambar tidak jelas

· Tidak dapat menyipan ke memori

· Suara tidak ada

3

Modem

· Modem mati

· Tidak dapat menghubungi provider (ISP)

· Akses internet lambat

4

Scanner

· Scanner mati

· Tidak dapat membaca berkas/blank

· Hasil scan pecah-pecah

5

Flash memory

· Flash memory mati

· Tidak terdeteksi oleh system operasi

· Tidak dapat membaca/menulis/ menghapus data.

6

Kamera digital

· Kamera mati

· Tidak dapat membaca berkas/blank

· Hasil foto pecah-pecah

7

CD/DVD ROM Read/Write eksternal

Tidak dapat membaca/menulis /memformat CD/DVD

8

Dll



Proses Device

Soal !!!

  1. Apa yang dimaksud dengan proses device ?
  2. Hardware apa saja yang termasuk dalam proses device ?
  3. Trubleshooting hardware yang termasuk dalam proses device ?
  4. Bagaimana cara merawat hardware proses device ?

Jawaban no. 1

Process Device: perangkat keras yang berfungsi melakukan prosesing disaat komputer mulai di nyalakan.

Pada bagian inilah seluruh data yang diberikan oleh Input Device diolah dan selanjutnya diteruskan kepada Output Device. Seluruh unjuk kerja komputer amat bergantung pada komponen-komponen pada bagian ini.

Jawaban no.2

Hardware yang termasuk dalam proses device :



Processor Alat ini berfungsi sebagai pengolah data, processor merupakan bagian yang sangat penting dalam komputer.

2.) Register Register merupakan jenis memori yang terdapat pada processor dan sebagai memori internal processor.

Cache memori Merupakan memori yang dapat meningkatkan kecepatan komputer dan dikatakan sebagai memori perantara.

ROM ( Read Only Memory) Memori dalam CPU berfungsi membantu proses kerja komputer. ROM adalah salah satu memori, mempunyai sifat hanya dapat dibaca dan tidak bisa diubah dan mempunyai sifat yang permanen atau tetap (non volatile).

RAM ( Random Access Memory ) Merupakan jenis jenis memori yang dapat dibaca, diisi, dan diubah menurut kebutuhan (volatile). RAM mempunyai sifat sementara. Sifat sementara ini maksudnya adalah jika terjadi mati listrik maka data yang berada dalam RAM akan hilang

Motherboard adalah komponen terbesar yang terdapat dalam sebuah Process Device. Fungsi motherboard secara keseluruhan adalah tempat utama untuk memasang peripheral lain, seperti Processor, Memori, VGA Card, dan lain-lain.

VGA Card berfungsi untuk menghubungkan dan mengolah output yang berupa data ke monitor, agar dapat ditampilkan oleh monitor.

card LAN (Local Area Network) Fungsi card LAN atau NIC adalah untuk menghubungkan antara dua atau lebih komputer agar komputer-komputer tersebut dapat saling berkomunikasi satu sama lain.








Jawaban no.3

Umumnya gangguan kerusakan hardware berasal dari :

1. Panas berlebih (overheat) yang timbul selama kita mengoperasikan komputer. Tanpa kita sadari partikel-partikel debu yang halus akan mengotori bagian dalam komputer kita (kotak/casing CPU). Debu inilah yang biasanya mengurangi kelancaran sirkulasi udara dalam kotak CPU sehingga proses pendinginan oleh kipas-kipas pendingin menjadi kurang optimal. Sehingga PC mudah hang/crash atau terkadang re-start sendiri.



2. Konsumsi daya kurang stabil karena kualitas “stabilizer” atau “power supply” kita kurang bagus. Ini dapat anda cek (tergantung merk/tipe motherboard yang anda gunakan) dengan menekan tombol “del” atau “F1” atau” F2” saat anda menyalakan PC maka muncul tampilan “bios setup utility” lalu cari menu “hardware monitoring” disitu terlihat nilai voltage yang dibutuhkan setiap peripheral pada CPU anda. Voltage yang dibutuhkan adalah +3,3V, +5V, dan +12V sedangkan power supply yang bagus mampu menyediakan daya tidak kurang 10% dan tidak lebih 10% dari nilai +3,3V, +5V dan +12V. Jika voltage naik/turun terlalu cepat/drastis maka sebaiknya anda mengganti stabilizer dan power supply, bila tidak? Maka kinerja setiap periferal kurang stabil dan khususnya memperpendek umur motherboard.

3. Pada “stop kontak” atau “jaringan kabel listrik” dirumah anda tidak memiliki kabel arde atau jaringan ground (sama seperti penangkal petir), misalnya anda terasa kesetrum bila menyentuh Casing CPU saat kondisi on maupun standby. Ini disebabkan “aliran listrik statis”. Bila jaringan listrik anda “aman” maka hal tersebut tidak terjadi karena arus AC dari “stop kontak” akan diubah oleh “power supply” menjadi arus DC dan aliran listrik statis berlebih dibuang melalui kabel arde/ground. Maka arus DC mengalir pada setiap rangkaian CPU tidak membuat kita kesetrum lagi dan yang penting peripheral CPU lebih awet.

4. Sering mati lampu. Umumnya merusak harddisk, seperti kita ketahui harddisk memiliki kecepatan putar dengan stabil pada 5400 Rpm (Rotation per minutes) ada juga yang 7200 Rpm. Nah disaat berputar secepat itu, tiba-tiba listrik mati, otomatis berhenti mendadak apabila pas disaat head menempel pada piringan disk (plate) sebagai media penyimpanan data, nah akibatnya timbul goresan fisik yang biasa disebut bad sector. Bad sector bisa juga terjadi karena memang harddisk-nya sudah tua atau sudah waktunya diganti. Bad sector pada harddisk sendiri ada yang bisa disembuhkan ada yang tidak. Sebenarnya bad sector ada dua macam yaitu bad sector secara fisik dan bad sector elektrikal. Kalau bad sector-nya fisik (plate-nya tergores pada head-nya karena shutdown tidak benar atu mati listrik atau reset tiba-tiba), tidak bisa diperbaiki. Tetapi ada kemungkinan, harddisk tersebut masih bisa digunakan dengan "memotong" harddisk (merepartisi). Bila dirumah anda sering sekali pemadaman listrik sebaiknya gunakan UPS untuk melindungi PC anda.



Jawaban no.4

Berikut adalah urutan langkah-langkah yang bisa kita lakukan :

1. Persiapkan segala peralatan yang dibutuhkan seperti obeng, lap pembersih, dan sikat atau kuas antistatik.



2. Pastikan komputer dalam keadaan mati (tidak dalam kondisi on atau standby).



3. Setelah komputer dalam keadaan “dingin” (jika sebelumnya baru habis dipakai), lepaskan seluruh kabel yang menghubungkan komputer dengan catu daya, monitor, printer, speaker, mouse, dan lain-lain. Jika belum terbiasa dengan tata letak sambungan kabel, catatlah agar tidak mengalami kebingungan kelak saat memasangnya kembali.



4. Bukalah casing (kotak) komputer.



5. Lepaskan card-card yang tertancap di slot-slot ekspansi (sound card, VGA card, dll), kabel data IDE/SATA yang menghubungkan perangkat IDE/SATA dengan motherboard komputer, serta kabel arusnya. Jangan melepas atau memindah-mindah letak jumper atau konektor-konektor yang lain jika tidak tahu kegunaannya atau belum cukup berpengalaman. Lepaskan pula perangkat-perangkat yang menempati rak komputer (harddisk, optical drive) untuk mempermudah pembersihan.

6.Lepaskan kipas-kipas pendingin (CPU dan/atau kartu VGA) lalu bersihkan. Bila tersedia, bersihkanlah dengan memakai udara bertekanan (kompresor) agar debu-debu yang ada dicelah-celah kisi-kisi bisa disingkirkan. Biasanya debu atau kotoran yang menumpuk di sini yang menyebabkan proses pendinginan CPU atau VGA card kurang lancar, yang akibatnya komputer cepat panas dan kerap crash (hang).



7. Bersihkan permukaan motherboard dan casing komputer dengan sikat antistatik. Bersihkan pula jalur-jalur konektor kartu ekspansi dari kotoran atau noda yang mungkin timbul.



8. Gantilah baterai CMOS dengan yang baru jika telah terpakai lebih dari 3 tahun.



9. Keluarkan bola mouse dari tempatnya dan bersihkanlah dengan sabun atau deterjen. Bongkar pula badan mouse dan bersihkanlah poros-poros yang bersinggungan dengan bola mouse. Bersihkan pula sensor-sensor inframerah agar pergerakan kursor di layar monitor kembali mulus.



10. Untuk monitor bersihkan permukaan dan layarnya dengan kain bersih, lunak, dan lembab. Jagalah agar jangan sampai cairan apapun masuk ke dalam karena akan menyebabkan hubungan pendek/konslet.

11. Jika merasa perlu membersihkan bagian dalam monitor, lakukanlah ekstra hati-hati dengan menggunakan kuas antistatik. Demi keamanan, kabel tegangan tinggi dishort terlebih dahulu untuk menghilangkan muatannya. Jagalah agar monitor selalu kering.



12. Bersihkan permukaan keyboard, terutama di sela-sela tuts yang mungkin terselip remah-remah makanan (terutama jika punya kebiasaan buruk menjalankan komputer sambil makan).



13. Pasang kembali seluruh komponen dan kabel yang telah terbongkar ke tempat semula. Jika memungkinkan, sebaiknya perangkat-perangkat IDE/SATA (harddisk, optical drive) dipasang pada kabel data IDE/SATA yang berbeda agar akses ke masing-masing perangkat IDE/SATA berjalan tanpa hambatan.



14. Nyalakan komputer dan pastikan bahwa komputer tetap berjalan secara normal. Jika ada kesalahan, segera matikan komputer dan periksalah apakah semua komponen dan kabel telah terhubung sebagaimana mestinya.



15. Pastikan bahwa konfigurasi sistem tidak berubah.

Periksalah Device Manager pada System Properties untuk memastikan tidak terjadinya konflik hardware atau dengan software lain seperti misalnya Tune Up Utilities.



16. Secara berkala bersihkanlah optical drive dengan cleaner yang sesuai untuk menjamin pembacaan data dari CD/DVD/BluRay Disc tetap akurat dan tidak pernah mengalami gangguan.

Kode Beep pada BIOS

Kode Beep AWARD BIOS

No

Gejala

Diagnosa

Pesan/Peringatan Kesalahan

1

1 beep pendek PC dalam keadaan baik

2

1 beep panjang Problem di memori

3

1 beep panjang 2 beep pendek Kerusakan di modul DRAM parity

4

1 beep panjang 3 beep pendek Kerusakan di bagian VGA.

5

Beep terus menerus Kerusakan di modul memori atau memori video

Kode Beep AMI BIOS

No

Gejala

Diagnosa

Pesan/Peringatan Kesalahan

1

1 beep pendek DRAM gagal merefresh

2

2 beep pendek Sirkuit gagal mengecek keseimbangan DRAM Parity (sistem memori)

3

3 beep pendek BIOS gagal mengakses memori 64KB pertama.

4

4 beep pendek Timer pada sistem gagal bekerja

5

5 beep pendek Motherboard tidak dapat menjalankan prosessor

6

6 beep pendek Controller pada keyboard tidak dapat berjalan dengan baik

7

7 beep pendek Video Mode error

8

8 beep pendek Tes memori VGA gagal

9

9 beep pendek Checksum error ROM BIOS bermasalah

10

10 beep pendek CMOS shutdown read/write mengalami errror

11

11 beep pendek Chache memori error

12

1 beep panjang 3 beep pendek Conventional/Extended memori rusak

13

1 beep panjang 8 beep pendek Tes tampilan gambar gagal

Kode Beep IBM BIOS

No

Gejala

Diagnosa

Pesan/Peringatan Kesalahan

1

Tidak ada beep Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang

2

1 beep pendek Normal POST dan PC dalam keadaan baik

3

beep terus menerus Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang

4

Beep pendek berulang-ulang Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang

5

1 beep panjang 1 beep pendek Masalah Motherboard

6

1 beep panjang 2 beep pendek Masalah bagian VGA Card (mono)

7

1 beep panjang 3 beep pendek Masalah bagian VGA Ccard (EGA).

8

3 beep panjang Keyboard error

9

1 beep, blank monitor VGA card sirkuit

Senin, 01 Maret 2010

Proses Device

Perangkat Keras Komputer – Process Device

Otak sebuah komputer berada pada unit pemrosesan (Process device). Unit pemrosesan ini dinamakan CPU ( Central Processing Unit ). Fungsi CPU adalah sebagai pemroses dan pengolah data yang selanjutnya dapat menghasilkan suatu informasi yang diperlukan. Pada komputer mikro unit pemrosesan ini disebut dengan micro-processor (pemroses mikro) atau processor yang berbentuk chip yang terdiri dari ribuan sampai jutaan IC. Fungsi utama dari CPU bekerja dengan aritmatika dan logika terhadap data yang terdapat dalam memori atau yang dimasukkan melalui unit masukkan seperti keyboard, scanner, atau joystick. Kecepatan processor atau CPU ini diukur dengan satuan hitung hertz atau clock cycles. Saat ini, komputer memiliki kecepatan processor sampai giga hertz. 1 Giga Herzt sama dengan 1.000.000.000 herzt. Perkembangannya processor yang pertama kali muncul tahun 1990-an adalah pentium dengan kecepatan 75 Mega Hertz, dan saat ini kecepatannya sudah mencapai 3 Giga Hertz lebih dengan processor Pentium IV. Seiring dengan kecepatan Pentium IV, telah pula diperkenalkan processor dengan teknologi mobile yaitu Centrino (Pentium M – Centrino) jenis processor ini baru terdapat pada komputer-komputer built up, laptop, notebook. Saat ini, processor yang terbaru adalah Dual Core (Core Duo). Processor ini memiliki dua kecepatan giga hertz seperti memiliki dua processor. Beberapa produsen processor yang terkenal adalah Intel, AMD dan Cyrix. CPU bekerja berdasarkan instruksi suatu software, atau instruksi suatu program.

a. ALU ( Arithmetical Logical Unit )Fungsi unit ini adalah untuk melakukan suatu proses data yang berbentuk angka dan logika, seperti data matematika dan statistika. ALU terdiri dari register-register untuk menyimpan informasi. Tugas utama dari ALU adalah melakukan perhitungan aritmatika (matematika) yang terjadi sesuai dengan instruksi program. Sirkuit yang digunakan oleh ALU ini disebut dengan adder karena operasi yang dilakukan dengan dasar penjumlahan. Tugas lain dari ALU adalah melakukan keputusan dari operasi sesuai dengan instruksi program yaitu operasi logika (logical operation). Operasi logika meliputi perbandingan dua buah elemen logika dengan menggunakan operator logika, yaitu :

* Sama dengan (=)
* Tidak sama dengan ( <> )
* Kurang dari ( < )
* Kurang atau sama dengan dari ( <= )
* Lebih besar dari ( > )
* Lebih besar atau sama dengan dari ( >= )

b. CU ( Control Unit )Fungsi unit ini adalah untuk melakukan pengontrolan dan pengendalian terhadap suatu proses yang dilakukan sebelum data tersebut dikeluarkan (output). Selain itu CU menafsirkan perintah dan menghasilkan sinyal yang tepat untuk bagian lain dalam sistem komputer. Unit ini mengatur kapan alat input menerima data dan kapan data diolah serta kapan ditampilkan dari program komputer. Bila terdapat instruksi perhitungan atau logika maka unit ini akan mengirim instruksi tersebut ke ALU. Dengan demikian tugas dari Control Unit ini adalah :

* Mengatur dan mengendalikan alat-alat input dan output
* Mengambil instruksi-instruk dari memori utama
* Mengambil data dari memori utama (jika diperlukan) untuk diproses
* Mengirim instruksi ke ALU bila ada perhitungan aritmatika atau perbandingan logika serta mengawasi kerja dari ALU
* Menyimpan hasil proses ke memori utama. Fungsi peralatan yang terdapat dalam CPU dibagi menjadi 3 Macam yaitu :

a. Peralatan Proses ( Process Storage)

Peralatan Proses adalah alat yang digunakan untuk melakukan suatu pemrosesan data. Yang termasuk peralatan proses adalah sebagai berikut.

1.) Processor Alat ini berfungsi sebagai pengolah data, processor merupakan bagian yang sangat penting dalam komputer. Kehandalan suatu komputer dapat dilihat dari processor yang digunakannya, misalnya Processor : Intel Pentium 4, AMD, Centrino dan Core Duo. Semakin tinggi tingkatan processor-nya semakin baik fungsi komputer tersebut.
2.) Register Register merupakan jenis memori yang terdapat pada processor dan sebagai memori internal processor. Register merupakan memori yang mempunyai kecepatan tinggi 5 sampai 10 kali dibandingkan memori utama. Register digunakan untuk menyimpan instruksi dan data yang sedang diproses oleh CPU, sedang instruksi-instruksi dan data lainnya yang menunggu giliran untuk diproses masih disimpan di memori utama.
3.) Cache memoriMerupakan memori yang dapat meningkatkan kecepatan komputer dan dikatakan sebagai memori perantara.
4.) ROM ( Read Only Memory)Memori dalam CPU berfungsi membantu proses kerja komputer. ROM adalah salah satu memori, mempunyai sifat hanya dapat dibaca dan tidak bisa diubah dan mempunyai sifat yang permanen atau tetap (non volatile). ROM mulai berfungsi saat menghidupkan komputer.Sebagian perintah ROM ini dipindakan juga ke dalam RAM berupa instruksi atau syntax-syntax. Misalnya, untuk melihat isi file dengan perintah DIR dan untuk mengecek kapasitas disket atau harddisk dengan CHKDSK, ROM bersifat tetap atau permanen bila terjadi mati listrik, file pada ROM tidak akan hilang. Instruksi yang tersimpan dalam ROM disebut dengan microinstruction atau firmware karena hardware dan software dijadikan satu oleh pabrik pembuatnya. Apabila isi dari ROM hilang atau rusak maka sistem dari komputer tidak dapat berfungsi, oleh karena itu pabrik komputer merancang ROM hanya dapat dibaca saja dan tidak dapat dirubah. Selain ROM terdapat pula jenis ROM yang dapat diprogram kembali yaitu PROM (Programmable Read Only Memory), yang hanya dapat diprogram satu kali dan tidak dapat diubah kembali. Kemudian terdapat pula jenis lain yang disebut dengan EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory) yang dapat dihapus dengan sinar ultraviolet serta dapat diprogram kembali berulang-ulang. Dan jenis yang disebut EEPROM (Electrically Erasable Programmabel Read Only Memory) yang dapat dihapus secara elektronik dan dapat deprogram kembali.
5.) RAM ( Random Access Memory )Merupakan jenis jenis memori yang dapat dibaca, diisi, dan diubah menurut kebutuhan (volatile). RAM mempunyai sifat sementara. Sifat sementara ini maksudnya adalah jika terjadi mati listrik maka data yang berada dalam RAM akan hilang. Misalnya, Pada saat anda mengetik yang ketikan telah sampai dua lembar, tetapi belum disimpan hasilnya ke dalam disket atau harddisk, hasil ketikan Anda akan berada di dalam RAM. Bila terjadi mati listrik maka data yang ada di dalam RAM akan hilang, Struktur RAM dibagi menjadi empat bagian utama, yaitu :

* Input Storage, digunakan untuk menampung input yang dimasukkan melalui alat input.
* Program Storage, digunakan untuk menyimpan semua instruksi-instruksi program yang akan diakses.
* Working storage, digunakan untuk menyimpan data yang akan diolah dan menyimpan hasil pengolahan.
* Output Storage, digunakan untuk menampung hasil akhir dari pengolahan data yang akan ditampilkan ke alat output. Berdasarkan struktur RAM tersebut, data yang diinput ke dalam sistem komputer akan ditampung ke dalam input storage, bila data dalam bentuk instruksi program maka akan dimasukkan ke dalam program storage, dan bila dalam bentuk data dan hasil pengolahan data maka akan dimasukkan ke working storage, kemudian sebelum data akan ditampilkan atau output maka akan disimpan ke dalam output storage.

Terdapat beberapa jenis RAM yang beredar dipasaran hingga saat ini yaitu :

1. FPM DRAM (Fast Page Mode Random Access Memory), RAM yang paling pertama kali ditancapkan pada slot memori 30 pin mainboard komputer, dimana RAM ini dapat kita temui pada komputer type 286 dan 386. Memori jenis ini sudah tidak lagi diproduksi.

2. EDO RAM ( Extended Data Out Random Access Memory), RAM jenis ini memiliki kemampuan yang lebih cepat dalam membaca dan mentransfer data dibandingkan dengan RAM biasa. Slot memori untuk EDO – RAM adalah 72 pin. Bentuk EDO-RAM lebih panjang daripada RAM yaitu bentuk Single Inline Memory Modul (SIMM). Memiliki kecepatan lebih dari 66 Mhz

3. BEDO RAM (Burst EDO RAM), RAM yang merupakan pengembangan dari EDO RAM yang memiliki kecepatan lebih dari 66 MHz.

4. SD RAM (Synchronous Dynamic Random Access Memory), RAM jenis ini memiliki kemampuan setingkat di atas EDO-RAM. Slot memori untuk SD RAM adalah 168 pin. Bentuk SD RAM adalah Dual Inline Memory Modul (DIMM). Memiliki kecepatan di atas 100 MHz.

5. RD RAM (Rambus Dynamic Random Access Memory). RAM jenis ini memiliki kecepatan sangat tinggi, pertama kali digunakan untuk komputer dengan prosesor Pentium 4. Slot Memori untuk RD RAM adalah 184 pin. Bentuk RD RAM adalah Rate Inline Memory Modul (RIMM). Memiliki kecepatan hingga 800 MHz.

6. DDR SDRAM (Double Data Rate Synchronous Dynamic RAM). RAM jenis ini memiliki kecepatan sangat tinggi dengan menggandakan kecepatan SD RAM, dan merupakan RAM yang banyak beredar saat ini. RAM jenis ini mengkonsumsi sedikit power listrik. Slot Memori untuk DDR SDRAM adalah 184 pin, bentuknya adalah RIMM.

Sumber : Buku TIK – Jilid 1 (KTSP) : Penulis Rudi Hidayat – Penerbit Erlangga.

Selasa, 02 Februari 2010

KOMPETENSI SMK 36 JAKARTA

Kompetensi : Menginstalasi Sistem Operasi Berbasis Text

Soal
1) Jelaskan istilah-istilah berikut ini :
a. User Friendlly
b. GUI
c. Bootable
d. Live CD
2) Apa perbedaan dari system operasi berbasis GUI dan Text ?
3) Apa fungsi utama dari sistem operasi ?
4) Siapa yang menciptakan system operasi Windows dan system operasi Linux ?
5) Sebutkan yang termasuk system operasi Text !
6) Sebutkan yang termasuk system operasi GUI !
7) Apa yang dimaksud dengan BIOS ? Bagaimana cara masuk ke dalam BIOS ?
8) Untuk menginstal CD Windows apa yang harus diubah di BIOS ?
9) Sebutkan spesifikasi minimal untuk dapat menginstal :
a. Windows ‘98
b. Windows XP
c. Windows Vista
d. Linux
10) Apa yang dimaksud dengan Serial Number ?
11) Apakah setelah menginstal Windows computer sudah siap digunakan ? Jika belum apa saja yang harus di install ?
12) Apa itu User ? Bagaimana cara membuatnya ?
13) Bagaimana cara booting lewat DOS ?
14) Apa itu Driver ? Jelaskan ?
15) Jelaskan perbedaan Warm Boot dengan Cold Boot ?
16) Bagaimana cara membuat Shortcut di Desktop ?
17) Bagaimana cara menghapus / meremove progam di Windows ?
18) Berapa partisi minimal instalasi Linux ? Sebutkan !
19) Apa yang dimaksud dengan Kernel Linux ?
20) Apa kelebihan Linux dibandingkan dengan operasi lain ?

Jawaban :
1. a) Sangat memudahkan pengguna.
b) Antar muka berbasis graphic
c) CD yang dapat digunakan untuk booting.
d) sebuah CD yang bisa menjalankan (biasanya) distribusi Linux lengkap(tertentu) dari drive CD-ROM tanpa perlu menginstalnya ke hard disk terlebih dahulu.
2. GUI = jenis antarmuka pengguna barang yang memungkinkan orang untuk berinteraksi dengan program di lebih banyak cara dibandingkan mengetik seperti komputer
TEXT= system yang menggunakan kata – kata tanpa adanya graphic.
3. Sistem operasi berfungsi untuk mengatur dan mengawasi penggunaan perangkat keras oleh berbagai program aplikasi serta para pengguna.
4. Windows = Bill Gates
Linux = Linus Torvald
5. TEXT = DOS, POSIX, LINUX
6. GUI = Windows, LINUX (LINUX bisa berbasis TEXT dan berbasis GUI)
7. Basic input output system. Software yang dipasang pada chip komputer:untuk mengatur operasi dasar seperti setting layar, harddisk, dan booting
8. Di ubah kongfigurasinya dari harddisk ke CD ROM (first boot), setelah diubah lalu tekan F10 untuk menyimpan dan keluar dari BIOS
9. a) Windows ’98 = Processor 166 Mhz, RAM 16MB, Disk Drive 3,25”, CD ROM,
Harddisk 500MB
b) Windows XP = Processor 233 Mhz, RAM 64MB, CD ROM, Harddisk 1,5GB
c) Windows Vista = Processor 800 Mhz, RAM 512MB, Harddisk 15GB, CD ROM.
d) LINUX = Prpcessor 300 Mhz, RAM 64MB, Harddisk 4 GB, CD ROM
10. Kode Speksifikasi / Nomor yang diminta
11. Program aplikasi, driver Motherboard.
12. User adalah Pengguna. Caranya klik START, lalu klik Control Panel, kemudian klik User Accounts and Family Safety. Klik Add or Remove User Accounts, kemudian klik Create a new Account. Selanjutnya ketik nama user yang kamu inginkan, kemudian klik Create Accounts.
13. masuk ke bios dulu saat komp di hidup tekan del ato F1 ato F2 tergantung mainboardnya terus masuk ke pilihan advance terus pilih boot device priority arah kan first boodevice ke cdrom klo pake bootable cd ke floppy klo pake disket terus keluar dari bios dengan menekan esc jangan lupa di save dulu sebelum keluar dari bios setelah restart pcnya masukan cd ato diskette bootablenya setelah dimasukan restart kembali kompnya nanti akan muncul pilihan mau booting lewat harddisk ato cd pilih aja yang cd klo pake cd klo pake floppy nanti langsung masuk dos. klo master win xp setelah keluar pernyataan PRES ANY KEY TO ENTER SET UP ..... tekan aj sembarang tombol (titik2 dibelakang pernyataan jang sampe berjumlah 5 klo sampe 5 nanti otomatis booting dari device lain misal hdd)nanti akan masuk ke windows setup soale klo win xp dos nya cuma console jado dosnya di buat setelah windows jadi
14. Software yang menjadikan sistem operasi bisa berkomunikasi dengan peripheral atau alat lain, misalnya mouse driver untuk mengendalikan mouse.
15. - cold boot, boot yang terjadi ketika komputer dari dalam keadaan mati
- warm boot, proses boot yang terjadi ketika komputer diberikan arus listrik kembali, dimana arus listrik dimatikan hanya sejenak, dengan tujuan untuk mengulang kembali proses komputer dari awal.
16. Klik kanan pada File yang ingin di pilih, lalu klik copy kemudian klik kanan pada desktop dan klik paste shortcut.
17. Klik START, lalu klik Control Panel, kemudian Add or Remove Programs. Selanjutnya klik Remove pada program yang di inginkan.
18. 2 partisi
19. bagian inti dari sistem operasi linux yang mengatur penggunaan memori, piranti masukan keluaran, proses-proses, dan pemakaian file pada file system.
20. – Diberikan secara Cuma – Cuma (FREE)
- Jarang terdeteksi Virus - Virus